Andi Harun Bantah Isu Dana Rp1,48 Triliun Mengendap di Bank

Foto: Wali Kota Samarinda Andi Harun. Sumber: (harianetam.id/AS)
banner 120x600
banner 468x60

Samarinda, harianetam.id – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan tidak ada dana sebesar Rp1,48 triliun milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang mengendap di bank seperti disorot Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Ia menjelaskan, dana tersebut merupakan bagian dari proses administrasi dan pelaksanaan program yang masih berjalan sesuai regulasi pengelolaan keuangan daerah.

“Tidak ada dana mengendap. Yang terlihat tersimpan di bank itu karena tahun anggaran belum tutup. Biasanya penutupan dilakukan pada pertengahan Desember,” ujar Andi Harun usai rapat di DPRD Samarinda, Kamis (23/10/2025) lalu.

Andi memaparkan, sejumlah proyek pembangunan masih berjalan dan pembayaran dilakukan bertahap sesuai progres di lapangan.

“Kalau kas daerah masih punya saldo, itu karena kegiatan masih on going. Pembayarannya berdasarkan termin. Jadi wajar kalau dana belum seluruhnya terserap,” ucapnya.

Ia menambahkan, menjaga saldo kas daerah juga penting untuk memastikan arus kas dan kewajiban Pemkot dapat terpenuhi tepat waktu.

“Kas daerah tidak boleh kosong karena pengajuan pencairan pembayaran terjadi setiap hari. Kami harus menjaga kemampuan bayar sekaligus likuiditas keuangan daerah,” jelasnya.

Wali Kota menegaskan, prinsip kehati-hatian dalam manajemen kas menjadi bagian penting dari disiplin anggaran dan upaya mencegah salah kelola keuangan.

“Tujuannya agar Pemkot tetap tertib, patuh aturan, dan anggaran tersalurkan efektif untuk masyarakat,” pungkasnya.

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *