Satu Korban Tenggelam di Bendungan Lempake Ditemukan Meninggal, Satu dalam Pencarian 

Foto: Tim BPBD Samarinda Bersama Tim Relawan dan Warga Sekitar Sedang Dalam Proses Pencarian Satu Korban Lain Yang Hanyut Terbawa Arus. Sumber: (Dok. BPBD Samarinda)
banner 120x600
banner 468x60

Samarinda, harianetam.id – Musibah tragis terjadi di aliran Bendungan Benanga, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (27/10/2025) sore.

Dua anak dilaporkan terseret arus saat tengah bermain dan mandi di tepi sungai. Satu korban (R) usia 12 tahun ditemukan meninggal dunia setelah terseret sejauh 600 meter ke arah hilir, sementara satu anak lainnya, (W) usia 13 tahun, masih dalam pencarian hingga malam hari oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, dan relawan setempat.

Koordinator Tim SAR Samarinda, Mardi Sianturi, mengungkapkan pihaknya menerima laporan insiden tersebut sekitar pukul 16.00 WITA.

“Kami mendapatkan laporan dari saksi Eben Hazer yang melihat langsung kedua anak tergelincir dan hanyut terbawa arus. R ditemukan dalam kondisi meninggal sekitar 600 meter dari titik awal, sementara W masih belum ditemukan,” jelas Mardi saat ditemui di lokasi pencarian.

Menurut kesaksian warga, kedua korban terpeleset saat bermain air di tepi sungai yang debitnya meningkat akibat hujan deras.

“Temannya sempat berusaha menolong, tapi karena tidak bisa berenang, akhirnya ikut hanyut. Warga kejar dan coba menarik dengan ranting pohon, namun hanya satu yang berhasil dievakuasi,” kata saksi mata Riaman.

Tim SAR melanjutkan proses pencarian hingga radius satu kilometer dari lokasi kejadian.

“Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dan seluruh tim kami bekali alat keselamatan seperti pelampung dan penerangan. Bila kondisi tidak memungkinkan, operasi akan kami hentikan sementara satu hingga tiga jam ke depan,” tambah Mardi.

Pihaknya mengimbau masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan di sekitar Bendungan Benanga, terutama saat musim hujan dan debit air meningkat.

Pihak kelurahan akan berkoordinasi memperketat pengawasan serta memasang peringatan keselamatan di titik-titik rawan.

Peristiwa di Bendungan Benanga menjadi peringatan penting bagi warga Samarinda untuk mengutamakan keselamatan dan menjauhkan anak-anak dari kawasan sungai berarus deras saat curah hujan tinggi.

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *