Dermaga Wisata Gunung Tabur Diresmikan, Bupati Berau Dorong Kebersihan dan Pemberdayaan UMKM

Foto: Peresmian Dermaga Wisata dan Area Pedestrian Gunung Tabur di depan Museum Gunung Tabur, Selasa (23/12/2025). Sumber: (Dokpim Berau)
banner 120x600
banner 468x60

Berau, harianetam.id – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membuka Dermaga Wisata dan Area Pedestrian Gunung Tabur yang berlokasi di depan Museum Gunung Tabur, Selasa (23/12/2025).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) M. Said, menandai babak baru pengembangan tepian Sungai Segah sebagai kawasan wisata terintegrasi.

Acara tersebut dihadiri Asisten I Setda Berau M. Hendratno, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung, Camat dan Lurah Gunung Tabur, PT Berau Coal, PT BUMA, serta para Ketua RT setempat.

Kehadiran beragam unsur masyarakat itu menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan destinasi wisata daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Berau menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan dermaga dan area pedestrian tersebut.

Ia berharap fasilitas baru ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang datang ke Gunung Tabur.

“Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang tertata, bersih, dan nyaman. Dermaga ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor wisata,” ujar Bupati.

Bupati menilai, keindahan Sungai Segah dan panorama malam hari yang menampilkan cahaya lampu dari arah Tanjung Redeb membuat Gunung Tabur kian menarik untuk dikunjungi.

Ia juga melihat dermaga ini berperan penting karena kini terdapat kapal wisata susur sungai yang beroperasi dari kawasan tersebut.

Selain menyoroti aspek wisata, Bupati menegaskan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan kelayakan fasilitas. Ia mengingatkan pengelola maupun pelaku usaha agar turut menjaga area publik ini agar tetap tertib dan estetik.

Bupati juga menekankan peran penting pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung geliat ekonomi kawasan.

Ia meminta pengusaha kecil terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas produk, memperhatikan kebersihan, dan menaati ketentuan pemanfaatan area pedestrian.

“Area pedestrian bukan hanya tempat berdagang, tetapi ruang untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Jangan sampai tertutup oleh lapak atau rombong,” pesannya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa rehabilitasi total dermaga penyeberangan ketinting ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memberdayakan masyarakat Gunung Tabur.

Ia menyebut, revitalisasi kawasan ini sebelumnya telah menjadi usulan prioritas dalam Musrenbang tahun lalu.

Bupati juga membuka peluang bagi UMKM Berau merambah pasar internasional. Ia menyinggung kunjungan Direktur FORSEAA UKM Afrika-ASEAN yang membuka peluang ekspor produk IKM dan UMKM Berau ke kawasan Afrika dan Eropa melalui Seychelles.

“Ini peluang besar untuk menunjukkan kualitas produk lokal Berau di kancah global,” ujarnya optimistis.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menginstruksikan kepada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk memperkuat pendampingan kepada pelaku UMKM sekaligus mengembangkan kegiatan wisata di kawasan tepian Sungai Segah.

Ia juga meminta Camat dan Lurah Gunung Tabur terus melakukan pembinaan agar kawasan dermaga dan pedestrian ini dapat berfungsi optimal secara berkelanjutan.

 

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *