Gratispol Kaltim Rp44 Miliar Sudah Cair, Gubernur Minta PTN Segera Realisasikan untuk Mahasiswa 

Foto: Gratispol merupakan program andalan Gubernur-Wagub Kaltim, Rudy Mas'ud-Seno Aji. Sumber: (Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Samarinda, harianetam.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi mencairkan dana Program Pendidikan Gratis Politeknik dan Perguruan Tinggi (Gratispol) senilai Rp44,14 miliar.

Dana bantuan ini disalurkan kepada tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Kaltim dan diharapkan segera dimanfaatkan untuk meringankan biaya kuliah mahasiswa.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, menyampaikan pencairan dana Gratispol sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ia menegaskan, dana tersebut merupakan investasi strategis untuk mewujudkan generasi emas Kaltim di masa depan.

“Saya instruksikan agar dana ini digunakan seoptimal mungkin dan tepat sasaran,” tegas Rudy, Kamis (12/11/2025).

Ia juga meminta agar prioritas penggunaan bantuan diarahkan pada keringanan biaya studi, khususnya Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Rudy meminta pimpinan PTN penerima dana untuk segera memastikan pencairan di rekening kampus masing-masing.

“Jangan menunda, manfaatkan segera agar mahasiswa bisa mendapatkan bantuan UKT lebih cepat,” lugasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, memastikan proses pencairan berjalan cepat dan transparan.

“SP2D sudah kami terbitkan pada 12 November 2025, hanya berselang satu jam setelah pengajuan SPM dari Biro Kesra,” ujarnya.

Dari total dana Rp44,14 miliar, Universitas Mulawarman (Unmul) menerima alokasi terbesar senilai Rp22,45 miliar.

Disusul Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Rp6,38 miliar, UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Rp4,89 miliar, dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Rp4,68 miliar.

Tiga lembaga lainnya, yaitu Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, juga memperoleh bagian dari program ini.

Sementara untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS), pencairan akan dilakukan setelah seluruh kelengkapan administrasi terpenuhi.

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *