IMI Paser Siapkan Pengelolaan Sirkuit Tana Paser untuk Dongkrak PAD dan Cetak Atlet Balap Lokal

Foto: Sirkuit Tana Paser. Sumber: (Tangkapan Layar Tiktok/bangdul_88)
banner 120x600
banner 468x60

Paser, harianetam.id – Pengcab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser bersiap menggelar ajang balap Paser Cup Race (PCR) 2025 di Sirkuit Permanen Tana Paser pada 6-7 Desember mendatang.

Event ini menjadi gelaran kedua setelah sukses mengadakan BK Porprov dan Kejuaraan Nasional pada Oktober 2025.

Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin, mengatakan antusiasme masyarakat pada event sebelumnya membuktikan sirkuit baru di Tana Paser memiliki potensi besar.

Ia berharap, IMI Paser mendapat mandat penuh untuk mengelola sirkuit yang saat ini masih di bawah kewenangan Disporapar Paser.

“Karena ini bidang kami, kami berharap bisa diberi wewenang penuh untuk mengelola. Insyaallah, sirkuit ini juga bisa menghasilkan PAD bagi pemerintah,” ujar Zulkifli, Senin (01/12/2025) dikutip Kaltimedia.

Menurutnya, operasional sirkuit dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai skema, seperti penyewaan lintasan untuk latihan harian hingga pelaksanaan event resmi.

“Dari sewa lintasan saja sudah bisa menambah PAD. Belum lagi kalau ada event yang rutin digelar,” lanjutnya.

Zulkifli menambahkan, lintasan tidak hanya bisa digunakan untuk balap motor, tetapi juga untuk cabang olahraga lain seperti balap sepeda kategori time trial.

“Sirkuit ini serbaguna, tidak hanya motor. Kegiatan sepeda pun bisa menambah pemasukan daerah,” jelasnya.

IMI Paser juga menyiapkan konsep ticketing bagi penonton dan sistem retribusi parkir sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Harapannya ke depan ada penjualan tiket. Dari situ pendapatan bisa cukup besar dan membantu PAD,” kata Zulkifli.

Ia menilai, perawatan menjadi kunci agar sirkuit tetap aktif dan tidak terbengkalai.

“Banyak sirkuit di daerah lain terbengkalai karena kurang dirawat. Kalau event rutin digelar, otomatis perawatan berjalan, sekaligus jadi sarana pembinaan atlet lokal,” tegasnya.

Zulkifli optimistis pengelolaan oleh IMI Paser akan membuat sirkuit lebih produktif. Terlebih, venue ini akan menjadi lokasi cabang olahraga balap motor pada Porprov Kaltim VIII tahun 2026 mendatang.

“Kalau dikelola optimal, manfaatnya bisa besar, baik untuk daerah maupun pembinaan atlet Paser,” tutupnya.

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *