Samarinda, harianetam.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan kepemudaan melalui Gerakan Pramuka.
Komitmen itu diwujudkan dengan pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur Tahun 2026 di Hotel Mesra Samarinda, 26-28 Desember 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, secara resmi membuka kegiatan tersebut mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Ia menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum penting untuk konsolidasi organisasi dan penetapan arah program kerja Pramuka Kaltim.
“Keputusan Rakerda menjadi pedoman utama bagi gerak organisasi selama satu periode kepengurusan. Penyusunan program kerja harus cermat, selaras, dan berorientasi pada penguatan pembangunan kepramukaan di Kaltim,” ujar Faisal dalam sambutannya.
Rakerda kali ini diikuti oleh Majelis Pembimbing Daerah dan Cabang, Ketua dan Andalan Kwarda, Ketua Kwartir Cabang se-Kaltim, pengurus Satuan Karya (Saka) dan Satuan Komunitas (Sako), hingga Dewan Kerja Daerah dan Cabang.
Dorong Pembinaan Pemuda dan Literasi Digital
Faisal menilai, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan berdaya saing. Pramuka juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kalimantan Timur.
Menghadapi tantangan era digital, Faisal yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim itu mendorong penguatan literasi digital di kalangan pemuda melalui aktivitas kepramukaan.
“Pramuka harus menjadi pelopor literasi digital. Generasi muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, beretika di ruang digital, dan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif,” tegasnya.
Ia berharap, anggota Pramuka mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai karakter yang menjadi dasar gerakan tersebut.

Kolaborasi Program Kepemudaan
Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dispora bersama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkomitmen memperkuat gugus depan Pramuka serta memperluas kolaborasi program kepemudaan berbasis teknologi dan inovasi.
“Melalui forum Rakerda ini, kami mendorong agar setiap program bersifat inovatif, aplikatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pramuka harus tetap relevan dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Pelaksanaan Rakerda Kwarda Pramuka Kaltim 2026 juga selaras dengan Rencana Aksi Daerah Pelayanan Kepemudaan 2023-2024 sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Kaltim Nomor 45 Tahun 2023.
Langkah ini menegaskan peran Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan daerah dan menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan dibukanya Rakerda, seluruh peserta diharapkan dapat merumuskan program kerja yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarjajaran Pramuka Kaltim, agar pelaksanaan program ke depan sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.
















