Trump Akan Temui Zohran Mamdani Bahas Keterjangkauan dan Keamanan Publik

Foto: Zohran Mamdani (kanan), Donald Trump (kiri) akan bertemu usai saling sindir di sosial media. (Getty Images/Reuters)
banner 120x600
banner 468x60

Samarinda, harianetam.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Wali Kota terpilih New York, Zohran Mamdani, pada Jumat (22/11/2025) di Gedung Putih.

Pertemuan di Oval Office itu menjadi yang pertama antara keduanya setelah berbulan-bulan saling sindir selama masa kampanye pemilihan wali kota New York.

Zohran Mamdani, menang dalam pemilihan awal November dengan mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo selisih sembilan poin. Kemenangan itu menjadikannya salah satu tokoh muda paling menonjol di politik nasional Amerika Serikat.

Mamdani menyebut pertemuan dengan Presiden Trump akan membahas isu keselamatan publik, keterjangkauan biaya hidup, dan keamanan ekonomi.

“Saya bermaksud menegaskan kepada Presiden Trump bahwa saya akan bekerja sama dengannya dalam agenda apa pun yang menguntungkan warga New York,” kata Mamdani pada Kamis (21/11/2025) dikutip Reuters.

“Namun jika sebuah agenda justru merugikan warga New York, saya juga akan menjadi orang pertama yang menyuarakannya.” tambahnya.

Trump, sebelumnya menyatakan bahwa pertemuan itu diminta langsung oleh “wali kota komunis” Mamdani.

Dalam unggahan di platform Truth Social, presiden dari Partai Republik tersebut sempat menyindir Mamdani setelah hasil pemilu keluar.

“Dan Semuanya Dimulai!” ujar Trump.

Juru bicara wali kota terpilih, Dora Pekec, menjelaskan bahwa pertemuan itu bersifat formal dan menjadi tradisi bagi setiap wali kota baru yang terpilih.

“Ini pertemuan kerja resmi di Gedung Putih, untuk memastikan transisi pemerintahan kota berjalan baik,” ujar Pekec dikutip Reuters.

Perselisihan antara Trump dan Mamdani mencuat sejak awal masa kampanye, ketika Trump menuduh Mamdani sebagai “komunis” dan mengancam akan menahan miliaran dolar dana federal untuk Kota New York.

Dalam langkah tak biasa, Trump bahkan mendukung Cuomo, kandidat independen dari Partai Demokrat, demi menantang Mamdani.

Setelah resmi memenangkan pemilihan, Mamdani menegaskan komitmennya menjaga keterjangkauan biaya hidup di salah satu kota termahal di dunia.

“Warga New York memilih pemimpin yang berani menghadapi krisis biaya hidup,” ucap Mamdani.

Ia juga berjanji memperkuat tim penasihat hukum kota untuk menghadapi kemungkinan kebijakan federal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai New York.

“Kota ini akan tetap menjadi rumah bagi para imigran,” tegasnya.

 

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *