Waspada Gempa Megathrust, BMKG Ingatkan Zona Merah di Indonesia Tetap Siaga

Foto: Peta daerah yang terdampak megathrust di Indonesia. Sumber: (BMKG dan BRIN)
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, harianetam.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi gempa besar atau megathrust yang bisa terjadi di Indonesia. Fenomena ini disebut bukan soal kemungkinan, melainkan soal waktu.

Publik diminta waspada terhadap zona-zona rawan gempa dan tsunami yang tersebar di wilayah Indonesia.

Menurut Kepala BMKG, ancaman gempa besar ini dapat terjadi kapan saja tanpa tanda pasti. BMKG menegaskan bahwa tidak ada teknologi yang mampu memprediksi waktu pasti terjadinya gempa, namun masyarakat dapat meminimalkan dampak jika memahami risiko dan kesiapsiagaan.

Beberapa wilayah disebut masuk ke dalam zona merah potensi gempa megathrust, antara lain:

  • Pantai barat Sumatera (dari Aceh hingga Bengkulu)
  • Selat Sunda dan pesisir selatan Jawa
  • Selat Makassar dan Sulawesi bagian tengah
  • Kepulauan Maluku dan Papua bagian utara

BMKG meminta pemerintah daerah serta masyarakat untuk terus memperkuat mitigasi bencana melalui pembangunan infrastruktur tahan gempa, simulasi evakuasi rutin, serta edukasi publik tentang tanggap darurat bencana.

“Masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk,” ujar BMKG dalam pernyataan resminya.

Pihaknya juga menekankan pentingnya memantau informasi resmi dari kanal BMKG terkait aktivitas gempa dan tsunami. Informasi hoaks di media sosial justru dapat memperparah situasi di lapangan.

Dengan kondisi Indonesia yang rawan gempa, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko korban jiwa dan kerusakan.

Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan peringatan dini dan selalu memperbarui informasi dari sumber resmi.

Sumber: (CNBC Indonesia)

banner 325x300
Keep In Touch

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *